A.
INSTALASI WINDOWS XP
1. bahan
No.
|
Nama bahan
|
spesifikasi
|
1.
|
System operasi
|
Windows XP
|
2. Penentuan
identitas PC
·
Nama computer :
WINXP
·
Nama pemilik :
pengguna
·
Organisasi :
tkj
·
Password pemilik :
pengguna
·
Negara :
Indonesia
·
Bahasa instalasi :
English (United Stated)
·
Tanggal : 26 mei 2013
·
Waktu :
15.47
·
Zona waktu : (GMT+07.00) Bangkok, Hanoi, Jakarta
·
Workgroup & computer domain : WORKGROUP
·
Nama user :
user1
Penentuan identitasi PC diatas adalah
sebagai contoh. Kita dapat merubah identitas tersebut sesuai kebutuhan dan
keinginan.
3. Proses instalasi
system operasi
·
Nyalakan PC dan ketika PC melakukan booting tekan
tombol BIOS agar bisa masuk kedalam BIOS (del / f2 / esc / f10)
·
Rubah urut-urutan booting pada BIOS menu Boot Squence
dengan urutan
-
First (1st) boot :
CDROM
-
Second (2nd) boot :
Harddisk
·
Tekan F10
untuk keluar dan otomatis menyimpan hasil konfigurasi BIOS.
·
Computer akan melakukan restart otomatis dan akan
booting melalui CD-ROM yang dengan otomatis akan membaca CD sistem operasi.
·
Dan ketika CD instalasi telah terbaca akan muncul
tulisan press any key to continue setup
….. dan tekan sembarang tombol untuk memulai instalasi windows XP.
·
Tunggu beberapa saat karena PC akan melakukan proses
pencarian informasi hardware atau pendeteksian hardware yang terpasang pada PC.
·
Setelah beberapa saat, proses tersebut akan selesai
dan tahap berikutnya adalah preparing installation dengan munculnya jendela selamat datang dan juga berisi
pilihan apa yang akan dilakuakan pada PC yang akan diinstalasi.
Karena kita akan melakukan instalasi
windows XP tekan enter untuk melanjutkan.
·
akan muncul license agreement. Halaman ini adalah
pernyataan persetujuan atas sarat-sarat yang diajukan oleh pembuat jika
menggunakan system operasi windows XP. Baca dengan seksama dan tekan F8 untuk menyetujui.
·
Tahap berikutnya adalah proses partisi harddisk. Yaitu
proses pembagian harddisk yang bertujuan
untuk memisahkan drive untuk system operasi dan drive untuk data pribadi. Hal
ini bertujuan agar jika suatu saat mengalami kerusakan system operasi dan
diharuskan untuk menghapus system operasi, data pribadi yang dimiliki tidak
ikut terhapus. Buatlah partisi sesuai keinginan namun untuk partisi pertama
atau drive C: kapasitas minimal yaitu 2000 MB atau 2 GB.
-
Tekan D :
untuk menghapus partisi
-
Tekan C :
untuk membuat partisi
-
Tekan esc :
untuk membatalkan perintah
-
Tekan enter :
untuk melanjutkan proses instalasi
Sehingga kurang lebih terbentuk
partisi seperti gambar diatas.
·
Berikutnya adalah pemilihan format file system untuk
drive system operasi yang diinstal. Ada 2 pilihan penggunaan file system yaitu
FAT file system dan NTFS file system. Masing-masing dapat digunakan, namun
untuk windows XP disarankan menggunakan NTFS file system. Pilih format the partition using the NTFS file
system dan tekan enter. Pilihan (Quick) bertujuan agar proses
format dilakukan dengan cepat.
·
Proses memformat drive system operasi akan dilakukan.
Tunggulah beberapa saat dan berikutnya PC akan melakukan proses copying file. Proses ini berlangsung
sekitar 10 menit.
·
Setelah proses copying
file selesai PC akan melakukan restart secara otomatis.
·
Ketika PC melakukan booting, akan muncul tulisan press any key to continue setup…. Jangan
tekan tombol apapun karena proses ini sudah dilakukan. PC secara otomatis akan melakuan booting pada harddisk Karena 2nd boot sequence yaitu
harddisk.
·
Akan muncul windows XP boot screen. Berikutnya adalah
tahap intalling windows yang diawali dengan intalling device.
·
Setelah proses tersebut selesai akan muncul jendela
untuk pemilihan Negara yang ditempati dan bahasa yang digunakan. Pilih lokasi
dan bahasa yang telah ditentukan saat penentuan identitas PC.
·
Berikut adalah pengisian nama dan organisasi pemilik
windows XP. Masukan nama dan organisasi yang telah ditentukan sebelumnya.
·
Selanjutnya tahap pengisian product key. Pada langkah
ini harus memasukan product key atau serial number dari perusahaan pembuat yang
telah diberikan ketika pembelian CD instalasi windows XP.
·
Berikutnya yaitu pengisian nama PC dan password untuk
menggunakan PC tersebut. Hal ini bertujuan agar PC tidak digunakan oleh orang
yang tidak diinginkan.
·
Terakhir yaitu penentuan tanggal, waktu dan zona
waktu. isikan sesuai waktu instalasi dan zona waktu tempat tinggal pemilik.
·
Proses pengisian identitas PC telah selesai dan PC
akan melakukan installing network. Dan ketika proses ini selesai akan muncul
konfirmasi konfigurasi network. Pilih typical
setting agar konfigurasi network diatur otomatis oleh windows XP.
·
Berikut adalah halaman pengisian identitas network
yaitu identitas yang berfungsi agar PC dapat berkomunikasi jika dihubungkan dan
memiliki identitas network yang sama. Isikan WORKGROUP sebagai identitas
network default dari windws XP.
·
Selanjutnya windows akan melakukan proses copying
file. Tunggu beberapa saat karena proses ini berlangsung sekitar 40 menit.
·
Tahap terakhir yaitu saving setting. PC akan menyimpan
semua hasil konfigurasi instalasi windows XP.
·
Dan proses instalasi windows XP telah selesai. Sampai
tahap ini komputer akan melakukan restart otomatis dan CD instalasi windows XP
sudah dapat dikeluarkan / diambil.
·
Setelah komputer nyala akan muncul ucapan selamat
datang dari windows XP. Klik next untuk melanjutkan
·
Berikutnya yaitu konfigurasi agar komputer kita bisa
terhubung ke internet. Karena konfigurasi ini kita lakukan setelah selesai
instalasi windows XP maka kita akan melewati tahap ini tanpa melakukan
konfigurasi dengan klik skip.
·
Tahap ini adalah untuk mendaftarkan sistem operasi
kita ke Microsoft (pembuat windows XP). Lakukan registrasi dengan syarat harus
terhubung dengan internet. Dan jangan lakukan registrasi jika sistem operasi
yang digunakan bukan yang asli (bajakan).
·
Berikutnya yaitu memasukan nama yang akan menggunakan
komputer tersebut dan tekan next untuk melanjutkan.
·
Tahap instalasi windows xp sudah selesai. Tekan finish
untuk mengakhiri dan beberapa saat akan muncul jendela windows XP seperti yang
biasa kita gunakan.